Tampilkan postingan dengan label UDANG CUMI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label UDANG CUMI. Tampilkan semua postingan

21/06/13

Cumi Asin Cabe Ijo



Hari kamis makan siang telat karena ada teman yang bertandang ke kantor dan saat kutanya dia bilang sudah makan, akhirnya ngobrol dulu dan maksiku molor sampe jam 2 lebih (gak masalah gak berasa laper juga kok). EEh tiba-tiba jam 3.30 perut melilit2 makin lama makin jadi (kupikir aku keracunan makanan dari kantin kantor nih secara kantin kantorku itu lunamaya joroknya). Diobatin sendiri gak mempan akhirnya jam 9.30 malem ke dokter, ealaaah rupanya aku sudah suudzon sama kantin, dokter says: bukan keracunan tapi asam lambung naik. Opo maneh iki seh?

Naik kok asam lambung, gak keren banget! Tapi apa boleh buat sudah kejadian. Menjelang pagi sudah mulai reda tapi masih feel not better, pagi-pagi sekali (for your info ya dikantorku orang-orang biasa berangkat kerja barengan kokok ayam) bela-belain ke kantor mengingat hari ini hari terakhir sebelum diklat (seminggu kedepan si emak dipanggil diklat di Pusdiklat Pajak Slipi). Rencana mau kerja setengah hari aja (tentunya yang setengah hari potong gaji ya sodara2), ndilalah kerjaan mengalir bertubi2 (sempet juga sih terkapar selama hamper 2 jam di mushola mumpung bapak2 pada sholat jumat).

Rupanya acara terkaparku gak gratis, karena menjelang sore ada kerjaan lama yang terlewat kukerjakan karena kecerobohanku “terselip” (I’m sorry Boss), dan karenanya aku harus pulang diatas jam 5 untuk menyelesaikannya. Alhamdulilah, akhirnya bisa kipas-kipas semua sudah kelar tinggal kemas2 dan cauuuu. Telpon hubby dulu minta ditungguin.

Tot tet, Dede bawa dua disposisi penting yang kayaknya agak merepotkan kalau dikerjakan orang lain, akhirnya molor lagi jam pulangnya. (Benar-benar daku harus membayar tidurku tadi siang rupanya ya) Ikhlas banget, semua sudah mencari jalannya sendiri2 kok. (masalahnya aku lupa nelpon hubby kalo aku telat). Whuaaaa I’m sorry honey!

Eh udah berlembar-lembar ya ngobrasnya, resep yang mau kuposting kali ini masih seputaran makanan yang bercabe-cabe, resep cumi asin cabe ijo dari Tabloid Bintang langganannya mamah. Dimakan bareng nasi yang masih panas2 udahan nendang, apalagi makannya ditengah sawah dengan setting kerbau-kerbau lagi makan rumput dan burung-burung bebas beterbangan dengan gerakan slow motion pula, waduh sempurna sudah.

CUMI ASIN CABE IJO
Bahan:
300 gram cumi asin, rendam air hangat
10 buah bace ijo
4 siung bawang putih
7 butir bawang merah
4 buah tomat ijo
3 lembar daun jeruk
2 ruas jari lengkuas, memarkan
Garam dan gula secukupnya

Cara membuat:

  1. Goreng cumi hingga matang, angkat dan tiriskan
  2. Tumbuk kasar cabe, bawang dan tomat
  3. Tumis bumbu bersama daun jeruk dan lengkuas hingga harum
  4. Masukkan cumi, garam, dan gula pasir, aduk
  5. Masak hingga matang, angkat dan sajikan.



Dinarasikan sejak pukul 2.30 sambil mondar-mandir ke kamar Afkar, lagi aleman manggil-manggil mulu!

20/12/12

Ebi Furai

Ebi furai ini direquest Syifa yang katanya lagi bosen semuanya (walah nggaya tenan ki bocah), makanya setelah mateng ndak ada yang berani nyenggol sebelum dapet sisaan Syifa. Kalo ayah sih emang udah pantang makan udang (kasian padahal tadinya ayah suka banget sama udang tepung). Dan ayah kelihatannya tau banget kalo ebi furai ini rasanya satu tingkat diatas udang tepung biasa, ha ha ha jadi tambah pengen. Ditrimak-trimakke wae yah jadi saksi bisu!

Resepnya dari Primarasa seri Lauk Praktis Nugget & Katsu, dan ebi furai ini jadi gambar disampulnya, gambarnya yang atraktif bikin Syifa dari awal beli buku ini udah ngincer menu ini. Baiklah kak, gampang kok bikinnya dan aku yang kebagian 3 ekor masih celingak celinguk karena, helloooo…3 ekor sih kayak diklewekkin doang.

Ebi furai ini bisa distok di kulkas lho, kalo suhunya stabil bisa tahan berbulan2, tinggal simpan dalam kemasan2 kecil sekali makan dan pada saatnya tinggal digoreng. Untuk step bagain perut harus dikerat jangan dilewatkan ya karena kalo enggak, udangnya pas masuk wajan langsung sukses terbungkuk2.


2012-11-15 12.04.33
ini akibat udangnya ndak dikerat2, jadi sopan banget membungkuk terlalu dalem


Ebi Furai
Source: Primarasa
Bahan:
20 ekor udang (500 gram) udang pancet
½ sdt gula pasir
150 gram tepung terigu
1 sdm susu bubuk
1 sdt garam
¾ sdt lada bubuk
2 telur
100 gram tepung roti putih kasar (panko)

Cara membuat:
1.     Kupas udang, buang kepala, sisakan ekor. Kerat bagian perut udang agar tidak melengkung saat digoreng. Lumuri udang dengan gula pasir, sisihkan sebentar.
2.     Campur trigu, susu bubuk, garam, dan merica dalam wadah, aduk rata, sisihkan
3.     Ambil seekor udang, lumuri dengan tepung hingga rata, Celupkan ke dalam putih telur, gulingkan ke dalam tepung roti, tekan-tekan hingga melekat.
4.     Panaskan minyak yang banyak dalam wajan, goreng udang secara bertahap hingga udang berubah warna, angkat, tiriskan, dinginkan.
5.     Masukkan ke dalam kemasan plastik, simpan dalam freezer hingga beku. Saat hendak disajikan goreng kembali dalam keadaan beku hingga kuning keemasan, angkat.
2012-11-15 12.05.16
Udangnya udah habis tapi campuran tepungnya masih ada??? Jangan khawatir campuran tepung ini bisa buat bikin kentang goreng lho, caranya sama persis dengan ebi furai. Hasilnya??? kata Syifa: wow kentangnya enaaak, mau lagiii!
2012-11-15 16.12.00

2012-11-15 16.11.54

28/11/12

Cumi Bakar Aroma

Resep cumi bakar aroma ini didapat dari bendel resep warisan mertua yang langganan Tabloid Bintang Indonesia, biasanya di tiap edisinya selalu ada selipan resep yang disusun oleh Yeni Ismayani.

Di edisi 1.100 ini selipan resepnya adalah olahan cumi dan kue lapis, resep cuminya kayaknya enak-enak dan gampang bikinnya, bahannya pun gak aneh2 jadi layak coba banget.

Resep pertama yang mau kucoba adalah Cumi Bakar Aroma karena gambarnya yang provokatif, untuk cuminya boleh diutuhin atau dikerat2 kayak yang aku bikin ini.

IMG_3762
Cumi Bakar Aroma

Bahan:
500 gr cumi, cuci bersih dan kerat2
1 buah jeruk nipis
4 sdm saos tomat
3 sdm kecap amnis
3 batang serai, iris halus

Bumbu halus:
5 siung bawang putih
7 butir bawang merah
1 sdt merica butiran (takaran merica bisa dikurangi ya kalo gak suka pedes)
garam secukupnya

Cara Membuat:
1. Lumuri cumi-cumi dengan air jeruk, bumbu halus, dan serai hingga rata
2. Tambahkan saus tomat dan kecap, aduk rata dan diamkan selama 15 menit hingga bumbu meresap
3. Bakar cumi di atas bara api hingga matang. Angkat dan sajikan.

IMG_3760
IMG_3761

12/09/12

Udang Goreng Tepung 2 Bahan

Resep udang goreng tepung ini selalu jadi andalan dikala kepepet, aku menamainya “Udang Tepung 2 Bahan”. Ya betul!! Hanya dengan 2 bahan, hidangan enak, gurih dan hangat bisa tersaji di meja makan.

Tipsnya cuma satu, saat menggoreng biarkan udang matang baru dibalik karena terlalu sering membalik2 apalagi saat tepung belum menempel akan mengakibatkan tepungnya rontok ke minyak dan udangnya jadi botak dan gak gurih.



bagian serabut dekat kepala tak pernah kubuang karena itu bagian ter-ENAKnyaaaa



Udang Goreng Tepung 2 Bahan
Bahan:
250 gram udang bersihkan kepala dan punggung biarkan basah
Tepung bumbu secukupnya (aku biasa pakai Sajiku)

Cara Membuat:
1.    Tuang tepung bumbu pada wadah datar
2.    Guling2kan udang yang masih basah ke atas tepung.
3.    Goreng dengan api sedang dengan minyak yang cukup hingga matang
4.    Sajikan selagi hangat

04/09/12

Tumis Udang

Buka-buka majalah Femina edisi khusus lebaran bertahun tahun lalu, ternyata banyak harta terpendam disitu yang belum disentuh sama sekali, beli langsung simpen memang bener-bener bukan kebiasaan yang baik.

Mulai resep masakan yang atraktif fotonya, kue-kue kering yang sangat inspiratif, trus puding yang ada-ada aja bahan dan bentuknya, lalu bolu-boluan yang bikin cleguk-cleguk dan terakhir resep-resep rujak yang bikin terharu (terharu saat beli bahan-bahannya).

Oalah jaman sekarang resep memang menimbulkan perasaan yang campur aduk, campur aduk memikirkan antara praktekin apa enggak soalnya bahan-bahannya yang tulung-tulung bererot panjang banget. Kalo dipikir-pikir mengapa ya resep-resep andalan begini rata-rata kok bumbunya banyak banget semua dimasukin, jadi seperti gak pede or takut gak enak kalo bumbunya minimalis.Ya itulah bedanya resep bikinan ahli masak dibandingin resep bikinan pemilik blog masakan abal-abal kayak aku gini. (hi hi tumben merendah biasanya meninggi. Yo ben.)

Tapi berita bagusnya, kalo resep ribet gini pasti jaminan mutu deh, pasti uenak tenan. Harga yang harus dibayar memang dari ribetnya resep, lha kalo udah berdarah-darah gitu sampe gak enak, waduh bakalan di-jing-jing (dirobek hingga jadi serpihan yang suangat kecil) buku resepnya.

Lha iki mau posting resep opo tho kok dari tadi siaran gak kelar-kelar, sabar-sabar, ini resep Tumis Udang doang kok tapi rasakno repote, hi hi hi.




Tumis Udang
Femina: Edisi Lebaran
Bahan:
750 gram udang sedang, bersihkan
1 sdm air jeruk nipis
1 sdt garam
½ sdt lada bubuk
3 sdm minyak untuk menumis
6 buah cabai hijau, belah dua memanjang
1 batang sere, memarkan
10 lembar daun salam
1 lembar daun pandan
2 cm kayu manis
5 butir cengkeh
5 butir kapulaga hijau, memarkan
500 ml santan dari 1 butir kelapa
10 buah belimbing wuluh, potong melintang 1 cm (kuganti tomat ijo)

Bumbu, haluskan:
5 buah cabe merah
1 sdt ketumbar
1 sdt lada butiran
1 sdt jinten
4 buah asam sunti (pake asam kandis)
5 siung bawang putih
10 butir bawang merah
2 sdt jahe cincang
2 sdt kunyit cincang

Cara membuat:
1.   Lumuri udang dengan dengan air jeruk nipis, garam, dan lada bubuk. Biarkan selama 15 menit. Sisihkan.
2.   Panaskan minyak, tumis bumbu halus, cabai, serai, daun salam, daun pandan, kayu manis, cengkih, dan kapulaga, aduk rata hingga harum
3.    Masukkan udang, aduk hingga berubah warna. Tuangi santan, didihkan.
4.    Tambahkan belimbing, masak hingga semua bahan matang dan kuah kental. Angkat.
5.    Sajikan

29/07/12

Udang Goreng Mentega

Gak bosen-bosen ngolahin udang, soalnya pasti laris manis hingga tetes kuahnya. Yang ini mudah dan cepat masaknya dan rasa kuahnya gurih nian. Beli udang dipasar atau di supermarket sama saja bagusnya, tapi kalo di supermarket biasanya dijual dengan satuan AK misalnya AK 30, AK 45, AK 60. Kalo menurutku yang gedenya pas ya yang AK 60. Maksudnya AK iku opo sih? AK itu maksudnya kalo beli udang AK 60 berarti dalam sekilo isi udangnya adalah 60 ekor, klo AK 30 berarti dalam sekilo isi udangnya 30 ekor begitu seterusnya. Jadi makin kecil AK-nya berarti makin besar-besar udangnya ya.

Kalo aku udang gede2 gak begitu suka, enaknya yang sedeng-sedeng macem AK-60 itu, soalnya kalo kegedean jadi susah ngebedain lagi makan ubi opo makan udang tho? (hayah bilang aja yg besar mahal hi hi hi)
 
properties of rumahmaret
yang difoto itu sisa sahur yang udah diwanti2 Maghrib mau buat buka

UDANG GORENG MENTEGA
Diadaptasi dari Buku Primarasa Seri Seafood Fiesta
Bahan:
500 gram udang pancet
2 sdm mentega
3 siung bawang putih, cincang
2 cm jahe cincang
100 g Bombay, iris membujur
3 buah cabe ijo/merah besar belah dan potong buang biji
2 batang daun bawang

Saus: (campur jadi satu)
2 sdm saus tomat
1 sdm kecap inggris
1 sdm saus tiram
2 sdm kecap ikan (aku gak pake)
2 sdm angciu (gak pake)
½ sdt lada bubuk (aku pake 1 sdt)
1 sdt gula pasir
¼ sdt garam

Cara Membuat:
1.    Cuci udang, tiriskan belah memanjang punggungnya
2.    Goreng dengan 5 sdm minyak goreng hingga berubah warna dan cukup matang. Angkat
3.    Panaskan mentega, tumis bawang putih dan jahe hingga harum, masukkan bawang Bombay dan cabe, tuangi campuran saos dan minyak bekas menggoreng udang aduk hingga layu.
4.    Masukkan daun bawang dan udang aduk rata. Angkat
5.    Sajikan selagi panas
properties of rumahmaret
sungutnya gak sempet kubersihin jadi "pating klawer" jangan ditiru ya

properties of rumahmaret
nikmati gambarnya ya


03/07/12

UDANG BAKAR MADU

Udang bakar ini mantep banget lho, cocok dijadikan koleksi menu sahur, malemnya direndam, pas mau sahur tinggal dipanggang. Dengan api kecil manggangnya gak perlu ditungguin jadi bisa nyambi nyiapin yang lain. Bumbunya endang, so sah-sah saja jika kepala udangnya sampe disesep-sesep (walah kok ngajarin nggragas ngene yo)….ngapunten nggih intinya cuma mau bilang kalo udang bakar ini delisioso—ngono lho.

UDANG BAKAR MADU
Bahan:
300 s/d 400 gr udang peci, belah punggung sampai ekor ( lumuri garam & jeruk nipis)


Selagi pelanggan setia sibuk makan, kokinya byayakan jadi fotografer dadakan

Bumbu Perendam:
2 sdm madu
2 sdm saus sambal
1 sdm kecap inggris
1 sdt jahe parut
1 sdm air jeruk nipis
1/2 sdt lada bubuk
1 sdm kecap manis
2 sdm margarin, lumerkan
Cara Membuat Udang bakar Madu:
1.      Goreng udang dengan minyak sampai berubah warna. Tiriskan.
2.      Rendam udang pada bumbu perendam minimal 1 jam (makin lama makin meresap ya)
3.      Tusuk udang lalu bakar/panggang diatas Teflon yang sudah dioles mentega. Bolak balik sambil dioles sisa bumbu perendam. Lakukan hingga matang.




14/06/12

Cumi Masak Bluband

Dulu banget ada resep Cumi Masak Bluband (kira-kira judulnya gitu) di dalam kemasan bluband, rasanya gurih dan penampakannya hitam karena dimasak sama tintanya. Bisa jadi variasi olahan cumi yang biasanya ditepungi. Masaknya simple gak pake nguleg gak pake ganti2 panci so tanganpun teeetap mulus (hayah tangan kayak parutan aja bangga).

Cumi Masak Bluband
source: Bluband
Bahan:
500 gram cumi basah yang kecil
1 sdt air asam jawa
4 siung bawang putih cincang halus (ini tambahanku sendiri ya boleh diskipp)
1 sdt garam
4 lembar daun salam
3 cm lengkuas, iris2
2 sdm bluband

Cara membuat:
1.    Masukkan semua bahan kecuali mentega ke dalam wajan lalu ungkep (jangan ditambahi air soalnya cumi dah banyak ngeluarin air pas diungkep)
2.    Masak hingga mengering, sesudah kuahnya mengering masukkan bluband, aduk-aduk lalu tutup lagi. Masak selama kurang lebih 5 menitan.
3.    Angkat dan sajikan selagi hangat.

24/05/12

Udang Bumbu Daun Jeruk

UDANG BUMBU DAUN JERUK
Udang diapain aja enak, diwolak walik grembyang yo tetep enak. Kali ini coba resep udang bumbu daun jeruk kalo gak salah resepnya sajiansedap.com. Kayaknya wangi jeruknya bakal mendominasi nih soalnya daun jeruknya sampe berlembar-lembar. Cekidot:

Bahan
500 gram udang, kerat punggungnya
2 sdm air jeruk nipis
8 lembar daun jeruk buang tulang iris
2 buah cabe merah besar cincang kasar
1 sdt kecap asin
¼ sdt lada bubuk
50 ml air
1 batang daun bawang iris tipis
2 sdm minyak untuk menumis

Haluskan
3 siung bawang putih
5 butir bawang merah
2 cm jahe
¾ sdt garam
¼ sdt gula pasir

Cara Membuat
1.    Lumuri udang denagn air jeruk, diamkan 10 menit.
2.    Panaskan minyak tumis bumbu halus, daun jeruk dan cabe hingga harum
3.    Masukkan udang, aduk hingga berubah warna.
4.    Tambahkan kecap asin dan lada bubuk aduk rata. Tuang air, masak sampai matang dan meresap. Sajikan


5.